logo

HARGA KOMODITAS 24 Maret 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.334
    54
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    24.236
    34
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.380
    16
  • Beras
    Beras
    10.584
    124
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.815
    4
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.779
    260
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.785
    71
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    11.010
    510
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.604
    699
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    29.316
    66
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.776
    254
  • Cabai
    Cabai
    30.917
    4.6
  • Bawang
    Bawang
    36.669
    1.499
  • Susu
    Susu
    10.423
    1
  • Jagung
    Jagung
    7.077
    72
  • Ikan
    Ikan
    74.233
    212
  • Garam
    Garam
    5.889
    91




Peneliti UGM Sukses Membuat Obat Antinyamuk dari Melon

Melon ini memiliki ornamen kulit buah yang unik menyerupai batik, menghasilkan aroma harum, hanya saja rasa buahnya pahit

8 Desember 2016 17:32 WIB

Gama Melon Parfum.
Gama Melon Parfum. Ugm.ac.id


YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Dekan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Budi Setiyadi Daryono, mengatakan, sejumlah peneliti yang tergabung di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Fakultas Biologi UGM, telah berhasil mengembangkan tanaman melon untuk digunakan sebagai bahan obat antinyamuk, yaitu Gama Melon Parfum.

Hikapel, Melon Kebanggaan UGM Ini Siap Gebrak Pasar Ekspor Lho!

"Gama Melon Parfum ini terbuat dari kultivar melon baru yang berhasil dikembangkan Fakultas Biologi UGM," ungkap Budi, Kamis (8/12).

Lebih lanjut Budi menjelaskan, penelitian kultivar melon baru itu sendiri telah berlangsung sejak 2011, yang diketuai oleh dirinya sendiri. Dari sisi ukuran, kata Budi, Gama Melon Parfum memiliki ukuran kecil dengan berat rata-rata 200-350 gram.


Tiga Varietas Melon yang Dikembangkan LPPM UNS Miliki Banyak Keunggulan

“Melon ini memiliki ornamen kulit buah yang unik menyerupai batik, menghasilkan aroma harum, hanya saja rasa buahnya pahit,” paparnya.

Lanjutkan Membaca...

Penulis : Riana

Komentar