logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Langkah Jitu Mengukur pH Tanah Untuk Budidaya Tanaman

Cara sederhana mengetahui pH tanah di lahan apakah asam atau tidak, cukup dengan melihat apakah di lahan tersebut terdapat tumbuhan Melastoma malabathricum.

24 November 2016 14:54 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi sistemaagricola.com.mx

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tanah merupakan komponen yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Oleh karena itu, untuk keberhasilan budidaya ‘wajib’ hukumnya mengetahui kondisi tanah. Nah, salah satu yang sangat penting adalah kadar keasaman tanah (pH).

Catat! Ini Langkah Jitu Bersihkan Rumah dan Segala Isinya dengan Jeruk

Untuk mengukur kadar keasaman tanah, biasanya orang akan menggunakan alat ukur, kertas lakmus atau alat pH meter. Namun, jika Anda tidak memiliki keduanya, Anda bisa mengukur kondisi tanah dengan cara tradisional. Seperti apa?

Seperti diwartakan sinar tani, cara sederhana mengetahui pH tanah pada lahan cukup dengan melihat apakah di lahan tersebut terdapat tumbuhan Melastoma malabathricum.


Catat! Ini Tips Jitu Hasilkan Umbi Singkong yang Besar dan Banyak

Dalam bahasa Minang, tanaman tersebut dikenal dengan nama sika duduk atau senduduk (Melayu). Sementara, masyarakat Jawa menyebutnya senggani atau kemanden. Sedangkan suku Sunda menamakan harendong. Nah, jika tanaman tersebut tumbuh, maka itu mengindikasikan lahan tersebut memiliki pH tanah yang asam atau pH di bawah 7.

Cara berikutnya adalah menggunakan kunyit seukuran jempol tangan. Caranya, potong kunyit menjadi dua bagian. Lalu ambil sampel tanah dari keempat ujung titik lahan ditambah satu titik di tengah lahan. Kemudian aduk secara merata dan basahi dengan air.

Tahap selanjutnya, masukkan satu bagian kunyit yang sudah dipotong ke dalam tanah yang sudah dibasahi lebih kurang 30 menit. Lalu angkat, kemudian perhatikan dan bandingkan warna potongan kunyit yang dicampur dalam tanah dengan potongan yang tidak dicampur.

Jika warna kunyit menjadi pudar, maka dapat dipastikan lahan tersebut memiliki kadar keasaman yang tinggi, pH di bawah 7. Jika warna kunyit tetap, pH tanahnya netral, mendekati 7. Sedangkan, jika warna kunyit menjadi biru, maka kadar keasaman tanah tersebut rendah, pH di atas 7.

Tertarik mencobanya?

 

Langkah Jitu Budidaya Anggur dalam Pot, Mudah Lho!

Penulis : Riana
×
×