logo





Solusi Jitu Atasi Murai Batu ‘Bermasalah’

Kendala-kendala yang sering muncul pada murai batu antara lain ngebatman, digantang setengah jalan, dan takut orang.

23 November 2016 11:45 WIB

Burung murai batu.
Burung murai batu. Istimewa


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Murai batu merupakan burung kicauan yang memiliki suara merdu. Ia merupakan sosok primadona burung kicauan yang digandrungi segala kalangan. Namun ternyata, masih banyak para pecinta murai batu yang belum paham di saat burung tersebut ada kendala.

Awas Salah, Ini Perawatan Jitu Saat Murai Mabung...

Nah, kendala-kendala yang sering muncul pada murai batu antara lain ngebatman (kondisi dimana murai tidak bisa berkicau dengan perorma baik, mereka akan cenderung mengembangkan sayapnya dan berkicau dengan suara kecil), digantang setengah jalan, dan takut orang.

Menurut Boy, pendiri Yayasan BnR yang menaungi komunitas hewan peliharaan khususnya burung kicau, masalah ini selalu muncul dan dirasakan oleh para pecinta murai batu dan bukan hanya satu dua kicaumania saja.


Rahasia Jitu Merawat Murai ala Putra Pengusaha Meubel

Dikatakan Boy, untuk murai yang ‘hobi’ ngebatman, kadang para pecinta burung murai batu kurang menyadari bahwa burung tempur sebenranya tidak boleh dimanjakan.

“Contoh kita menyuapi burung tersebut adalah salah satu faktor mengapa burung tersebut menjadi ngebatman. Kedua, dengan memberikan fooding yang amat sangat over dosis ini juga penyebab burung tersebut menjadi ngebatman,” tutur Boy, seperti diwartakan mediaBnR.

Lantas, lanjut Boy, cara cepat untuk mengatasinya murai yang negbatman sebenarnya sangat mudah sekali. Pertama, asingkan burung tersebut sendirian. Kedua, fooding turunkan satu atau dua ekor jangkrik pagi sama sore. Dan ketiga, burung jangan diberi kroto sama sekali selama 2 minggu.

Selanjutnya, untuk murai yang mengalami kendala setengah jalan, dalam artian burung tersebut awalnya hebat saat digantangkan namun kemudian setengah jalan burung tersebut berhenti dan jiwa tempurnya menghilang, kata Boy, penyebab burung bisa seperti itu adalah karena terlalu banyak burung murai batu lain di rumah dan sering diadu di rumah.

“Cara mudah mengatasi burung tersebut agar mau kembali bekerja dari awal sampai akhir antara lain jangan diadu atau diketemukan murai lain kesehariannya, burung harus diumbar dari pagi sampai sore setiap hari 3 minggu pertama. Setelah itu burung kalau mau digantangkan diumbar cukup sampai hari Jumat saja,” papar Boy.

Dan kendala terakhir, untuk murai yang sangat takut dengan orang dan selalu gerabakan saat krodong dibuka, menurut Boy penyebabnya adalah karena murai itu selalu dirawat menyendiri dan tanpa melihat keadaan di seklilingnya.

“Jadi, untuk mengatasi murai batu yang takut seperti itu sebaiknya setiap hari burung tersebut digantang di teras rumah yang selalu dilewati orang dan dibuka dari pagi sampai sore,” pungkas Boy.

 

Kisah Tukang Bakso yang Sukses Menangkarkan Murai Batu


Penulis : Riana
Tag:

Komentar