logo





Kementan Siap Kembangkan Varietas Unggul Inbrida di 10 Provinsi

Beberapa varietas unggul padi inbrida yang dikembangkan oleh Balitbangtan saat ini adalah Inpari 30, 32 dan 33.

22 November 2016 14:20 WIB

Ilustrasi petani menanam benih padi.
Ilustrasi petani menanam benih padi. Gettyimages


SUBANG, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Muhammad Syakir mengatakan, dengan suksesnya pemanfaatan varietas unggul padi inbrida di Subang yang di panen pada hari ini, Selasa, tanggal 22 November 2016, pihaknya akan memperluas pemanfaatan varietas unggul inbrida tersebut ke 10 juta ha lahan persawahan di 10 provinsi yang menjadi lumbung padi nasional.

Sukseskan Swasembada Pangan, Para Penggiat Pertanian Harus Melek Teknologi.

"Dengan keberhasilan panen padi pada hari ini, nanti varietas yang sama akan kita kembangkan di 10 juta ha daerah persawahan di 10 provinsi yang menjadi lumbung padi nasional, salah satunya adalah di Jawa Barat," demikian kata Muhammad Syakir di Subang Jawa Barat, Selasa (22/11).

Lebih lanjut, ia mengatakan beberapa varietas unggul padi inbrida yang dikembangkan oleh Balitbangtan saat ini adalah Inpari 30, yang merupakan varietas bersifat amfibi, yakni mampu bertahan pada genangan air sampai dua minggu lamanya.


Modernisasi Teknologi Jadi Daya Tarik Keterlibatan Kaum Muda Terjun di Sektor Pertanian

Selain itu ada Inpari 32 yang tahan terhadap Hama Penyakit Tanaman (HPT) dan juga ada Inpari 33 yang tahan terhadap virus.

"Ini kita luncurkan sekaligus, insya Allah ke depannya dengan pemanfaatan teknologi dan varietas unggul yang ada, produktivitas akan semakin meningkat," demikian katanya.

Dari hasil uji coba pemanfaatan teknologi Jarwo Super dan varietas unggul di daerah Subang, Jawa Barat tersebut, Muhammad Syakir yakin bahwa dalam penerapannya di daerah-daerah yang menjadi tujuan pemanfaatan varietas unggul tersebut akan cepat adaptif dengan lingkungan dan keadaan cuaca daerah setempat.

"Keadaan cuaca dan iklim di 10 provinsi yang menjadi tujuan pemanfaatan varietas unggul tersebut sudah sangat sesuai dengan ke 3 varietas unggul tersebut sehingga akan bisa adaptif dengan lingkungannya," tukasnya.

I Ketut Diarmita: Tantangan Peternakan, pada Sektor Kelembagaan dan Skala Usaha Peternak


Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah
Tag:

Komentar