logo


Dikritik Telat Bertemu PBNU dan PP Muhammadiyah, Jokowi: Saya Manusia Biasa

Terhadap kritik yang membangun tersebut, Presiden Joko Widodo berpandangan bahwa masukan-masukan serupa itu ialah masukan bagus bagi dirinya untuk ke depannya semakin memperbaiki diri.

8 November 2016 14:34 WIB

Suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Pengurus Besar NU, Senin (7/11).
Suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Pengurus Besar NU, Senin (7/11). Biro Pers Setpres RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebagaimana diketahui, pasca demonstrasi 4 November lalu, Presiden Joko Widodo langsung menyambangi dan berkomunikasi dengan organisasi masyarakat Islam seperti Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan PP Muhammadiyah. Meski demikian, sejumlah pihak menyayangkan langkah yang dilakukan Presiden Joko Widodo tersebut terkesan lamban.

Datangi Kantor PBNU, Jokowi Apresiasi Tindakan Ulama yang Dinginkan Suasana

Terhadap kritik yang membangun tersebut, Presiden Joko Widodo berpandangan bahwa masukan-masukan serupa itu ialah masukan bagus bagi dirinya untuk ke depannya semakin memperbaiki diri.

"Saya kira itu sebuah masukan yang bagus. Yang belum baik akan kita perbaiki, yang belum bagus akan kita benahi. Saya kira saya manusia biasa yang penuh dengan kesalahan, yang penuh dengan kekurangan," ucap Presiden di kantor PP Muhammadiyah, Selasa (8/11).


Jokowi Salah Jika Aksi Bela Islam Ditunggangi Kelompok Tertentu

Untuk diketahui, pertemuan dengan PP Muhammadiyah ini sendiri sedianya hendak dilakukan Senin kemarin. Namun, karena sesuatu hal, niat tersebut baru terlaksana pada Selasa pagi ini.

"Setelah ini kami juga akan bertemu dengan PP Muhammadiyah. Harusnya hari ini, tapi karena Pak Ketua masih di Ambon, jadi besok pagi," terang Presiden usai menyambangi kantor PBNU pada Senin (7/11).

Presiden Jokowi: Jangan Ragu dalam Menegakkan Hukum

Penulis : Vicky Anggriawan
×
×