logo

HARGA KOMODITAS 28 April 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.305
    83
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.226
    956
  • Mie Instan
    Mie Instan
    2.381
    17
  • Beras
    Beras
    10.579
    129
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.620
    191
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.469
    570
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.800
    56
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.842
    342
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    115.104
    199
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    30.052
    670
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    21.804
    226
  • Cabai
    Cabai
    30.598
    4.919
  • Bawang
    Bawang
    32.862
    5.306
  • Susu
    Susu
    10.394
    30
  • Jagung
    Jagung
    7.062
    57
  • Ikan
    Ikan
    74.359
    338
  • Garam
    Garam
    5.916
    118




PBNU Meyakini Kericuhan Bukan oleh Pengunjuk Rasa Bela Islam

PBNU juga menyayangkan kelambanan pemerintah dalam melakukan komunikasi politik dengan rakyatnya.

7 November 2016 20:31 WIB

Ketua PBNU, Said Aqil Siradj.
Ketua PBNU, Said Aqil Siradj. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi aksi damai 'Bela Islam' yang diikuti oleh ribuan massa umat muslim yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu di Istana Negara.

Kasus 'Chat Panas', Polisi Sebut 16 Lekuk Tubuh Dianggap Identik dengan Firza Husein

"Sebagai bagian dari cara berdemokrasi yang beradab dari niat tulus meluruskan etika kepemimpinan. Kami mengapresiasi #aksidamai411 karena hakikat kepemimpinan adalah teladan yang baik. Pemimpin tidak boleh berujar kalimat-kalimat kotor yang menimbulkan kontroversi bahkan melahirkan perpecahan, bak kata pepatah keselamatan seseorang adalah dengan menjaga lisannya," ujar Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siraj di Jakarta, Senin (7/11).

Menurutnya, sangat tidak tepat apabila aksi damai 'Bela Islam' dicap telah ditunggangi oleh kelompok-kelompok tertentu, namun alangkah bijaksananya apabila semua pihak mengambil pembelajaran dari aksi yang diikuti oleh ribuan massa umat muslim tersebut.


Sidang e-KTP Hari Ini, Keponakan Setnov Bakal Bersaksi

Adanya kericuhan yang sempat terjadi pada aksi 'Bela Islam', PBNU meyakini bahwa kericuhan itu bukan dilakukan oleh massa aksi damai 'Bela Islam' namun itu ditengarai dilakukan oleh kelompok-kelompok yang ingin merusak kemurnian dan niat suci dari tujuan aksi damai 4 November tersebut. Oleh karena itu aparat penegak hukum harus menindak pihak-pihak yang ingin menodai niat luhur dari aksi damai tersebut.

Dalam hal ini, PBNU juga menyayangkan kelambanan pemerintah dalam melakukan komunikasi politik dengan rakyatnya terkait persoalan adanya dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"PBNU mendesak kepada pemerintah untuk segera melakukan dialog yang lebih intensif dengan seluruh lintas tokoh pemuka agama sehingga terbangun kondisi yang kondusif. PBNU juga menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu membangun ukhuwah dan memperkokoh ikatan bangsa," tutupnya.

Ahok-Djarot Dihadiahi Ribuan Karangan Bunga, Komentar Sandiaga?

Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah
×
×