logo

HARGA KOMODITAS 24 Mei 2017
  • Ketela Pohon
    Ketela Pohon
    5.409
    21
  • Kacang Tanah
    Kacang Tanah
    25.398
    1.128
  • Mie Instan
    Mie Instan
    25.375
    23.011
  • Beras
    Beras
    10.595
    113
  • Gula Pasir
    Gula Pasir
    13.492
    319
  • Minyak Goreng
    Minyak Goreng
    11.499
    540
  • Tepung Terigu
    Tepung Terigu
    8.724
    132
  • Kacang Kedelai
    Kacang Kedelai
    10.421
    79
  • Daging Sapi
    Daging Sapi
    114.687
    616
  • Daging Ayam
    Daging Ayam
    31.642
    2.260
  • Telur Ayam
    Telur Ayam
    22.978
    948
  • Cabai
    Cabai
    32.213
    3.304
  • Bawang
    Bawang
    29.970
    8.198
  • Susu
    Susu
    10.417
    7
  • Jagung
    Jagung
    7.094
    89
  • Ikan
    Ikan
    74.538
    517
  • Garam
    Garam
    6.025
    227




Bamboo Biennale 2016 Hadirkan Beragam Kreativitas dari Bambu

Event ini menampilkan 22 instalasi bambu karya ahli bambu, arsitek, dan perajin dari dalam maupun luar negeri

17 Oktober 2016 20:15 WIB

Pengujung berjalan diatas bangunan yang terbuat dari bambu pada pameran Bamboo Biennale 2016 di Benteng Vastenburg Solo.
Pengujung berjalan diatas bangunan yang terbuat dari bambu pada pameran Bamboo Biennale 2016 di Benteng Vastenburg Solo. Jitunews/Miftahul Abrori

SOLO, JITUNEWS.COM–  bertema "HOPE" digelar di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 8 hingga 30 Oktober 2016. Event ini menampilkan 22 instalasi bambu karya ahli bambu, arsitek, dan perajin dari dalam maupun luar negeri.

Tips Jitu Merawat Anggrek Dendrobium Agar Tumbuh Indah

Koordinator Pameran Outdoor, Nanang Musha mengatakan, instalasi tersebut selain sebagai karya seni juga memiliki fungsional art, yakni karya seni yang bisa digunakan.

“Tidak melulu estetika. Bambu bisa digunakan sebagai bangunan publik, selain material kayu, besi, dan beton,” kata Nanang, kepada jitunews.com, di Solo.


Agar Daun Si Bunga Pucuk Merah Selalu Merona, Lakukan Langkah Jitu Ini!

Acara yang digelar dua tahun sekali itu berupaya untuk memuliakan bambu. Karena itu, Nanang berharap, masyarakat bisa mengenal potensi bambu sebagai material bangunan murah dan mudah didapatkan. Apalagi masyarakat modern saat ini mulai sadar memakai material ramah lingkungan.

“Bambu adalah material masa depan dan bisa menggantikan material lainnya, kayu misalnya. Bambu mudah ditanam dan masa panen lebih cepat dibanding kayu, yang butuh lima hingga sepuluh tahun untuk bisa dipanen. Apalagi ketersediaan kayu di hutan menipis. Ketika kayu habis, sangat mungkin bambu digunakan,” jelas Nanang.

Gelaran acara tersebut mengundang antusias dari masyarakat Solo dan sekitarnya. Nanang mengungkapkan, dalam sehari event tersebut dikunjungi hingga 4.000 orang. Pengunjung berfoto dan selfie dengan latar instalasi bambu. Begitulah cara mereka mengapresiasi bambu sebagai obyek selfie. Hal itu juga sebagai publikasi kepada masyarakat ketika diunggah di media sosial.

“Ketika foto diunggah di media sosial, teman-temannya melihat dan tertarik, sehingga datang di Bamboo Biennale. Bahkan ada juga pengunjung yang datang berkali-kali,” ujar Nanang.

Untuk diketahui, panitia memberlakukan sistem ticketing gratis kepada pengunjung. Mereka cukup menuliskan nama dan data lainnya.

Nanang menambahkan, panitia saat ini sedang menyusun database penonton, yang tidak hanya berhenti di angka. Dari data pengunjung, panitia bisa mengetahui daerah asal mereka dan berguna untuk sosialisasi acara-acara mendatang.

Tips Merawat Katsuba, 'Si Merah Pembawa Hoki'

Penulis : Miftahul Abrori, Christophorus Aji Saputro
×
×