logo


Camat Pancoran Beberkan Alasan Penggusuran Permukiman Warga Rawajati

Pemprov DKI berjanji tidak akan menelantarkan warga setelah penertiban dilakukan

1 September 2016 09:57 WIB

Kisruh penggusuran permukiman Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.
Kisruh penggusuran permukiman Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. Detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dua unit alat berat berupa eskavator telah merobohkan bangunan warga di RT 09 RW 04, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis, 1 September 2016. Para warga menangis histeris. Warga syok menyaksikan rumah yang selama ini ditinggalinya mulai dirobohkan petugas Satpol PP. Lalu apa alasan penertiban itu?

Fadli Zon Minta Djarot Tak Lakukan Penggusuran di Akhir Masa Jabatannya

Camat Pancoran, Hery Gunara mengungkapkan bahwa penertiban dilakukan terhadap puluhan rumah warga yang bangunannya dianggap didirikan secara liar.

"Yang pertama itu kan bangunan liar, dan memang berada di jalur hijau," kata Hery, saat dihubungi wartawan, Rabu (31/8).


Pesan Fadli Zon untuk Anies-Sandi Soal Penggusuran

Menurut Hery, warga ada yang tidak memiliki surat kepemilikan tanah di lahan tersebut. Namun ada warga yang mengklaim memiliki surat verponding, yakni tanah yang dulunya dimiliki oleh pemerintah kolonial Belanda.

"Semua juga verponding, tapi itu kan jalur hijau. Mereka itu tidak punya surat. Kalau merasa ada surat ke pengadilan aja," tegas Hery.

Hery bahkan menjamin Pemprov DKI tidak akan menelantarkan warga setelah penertiban dilakukan. Warga korban penggusuran akan diberi tempat tinggal pengganti di Rusun Marunda, Jakarta Utara.

Selain itu, sambung Hery, Warga juga ditawari mengambil lapak untuk usaha di pasar milik PD Pasar Jaya, di Pasar Tebet, dan Pasar Jambul, serta dijanjikan sewa lapak gratis selama enam bulan.

Warga Bukit Duri Menang Gugatan Soal Penggusuran, Anies Terima Putusan Pengadilan

Penulis : Christophorus Aji Saputro