logo


Kerjasama dengan JOB Tomori, KKP Kembangkan Teknologi Lampu Pengumpul Ikan

Teknologi ini juga menjadi salah satu hal yang penting mengingat KKP sendiri menargetkan hasil produk perikanan nasional tahun ini sebesar 26,04 juta ton

22 Agustus 2016 12:40 WIB

Ilustrasi nelayan.
Ilustrasi nelayan. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjalin kerjasama dengan Join Operating Body - Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori), guna memperkuat perekonomian nelayan yang berada di wilayah perbatasan atau di wilayah operasi Kontraktor Kerja Kerjasama (K3S), Senin (22/8).

Andalkan Kondom, Nelayan Kuba Tangkap Kakap hingga Barracuda

KKP dan JOB Tomori pun menggelar Forum Mitra Pengguna Produk Perikanan (Formitan) untuk membahas sektor perikanan Indonesia yang berkelanjutan khususnya di kawasan eksplorasi migas. 

Berdasarkan kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) di bawah pengawasan dan pengendalian Satuan Kerja Khusus Pelaksanan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), JOB Tomori pun berkomitmen dalam kegiatan eksplorasi, ekploitasi dan produksi migas di Desa Paisubololi Kecamatan Batui Selatan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. 


Kementan Siap Kembangkan Varietas Unggul Inbrida di 10 Provinsi

General Manager JOB Tomori Judha Sumarianto mengatakan, JOB Tomori berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa-desa di sekitar wilayah operasi dengan melakukan program pemberdayaan masyarakat yang diberikan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan dan perikanan. Khusus untuk perikanan, Kontraktor Kerjasama (K3S) ini akan mendukung program negara maritim bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan KKP dalam penggunaan teknologi perikanan. 

"Teknologi yang dimaksud dalam hal ini adalah pemanfaatan salah satu teknologi LED ikan atau lampu pengumpul ikan," ungkap Judha di Gedung Minabahari III, Jakarta, Senin (22/8). 

Lebih lanjut Judha menambahkan, teknologi memang sangat dibutuhkan, bilamana dilakukan dengan tepat guna dan tepat sasaran, maka dapat dipastikan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah operasi perusahaan, khususnya bagi masyarakat nelayan. 

Teknologi ini juga menjadi salah satu hal yang penting mengingat KKP sendiri menargetkan hasil produk perikanan nasional tahun ini sebesar 26,04 juta ton. 

"Besar harapan kami semoga ke depannya perusahaan dapat meningkatkan peran serta dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, khususnya dengan teknologi di bidang perikanan yang diaplikasikan di lapangan," pungkas Judha.

Keren, Tiga Mahasiswa Ini Ciptakan Kopi Luwak ‘Tanpa Luwak’ Lho!

Penulis : Riana
×
×