logo





Inovasi Jitu Flatbread untuk Ibu Hamil Karya Mahasiswa IPB

Terbagi dalam dua kelompok, masing-masing tim menciptakan bahan pangan yang mudah dan praktis namun kaya gizi bagi ibu-ibu hamil di negara berkembang

26 Juli 2016 11:26 WIB

Flatbread.
Flatbread. net

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekelompok mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) berinovasi membuat makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.

Modernisasi Teknologi Jadi Daya Tarik Keterlibatan Kaum Muda Terjun di Sektor Pertanian

Mereka tergabung dalam sebuah penelitian yang dikompetisikan dalam ajang teknologi pangan Developing Solutions for Developing Countries Competition (DSDCC) yang diselenggarakan IFT Student Association (IFTSA) di Amerika Serikat.

Terbagi dalam dua kelompok, masing-masing tim menciptakan bahan pangan yang mudah dan praktis namun kaya gizi bagi ibu-ibu hamil di negara berkembang. Hal tersebut sesuai dengan tema kompetisi tahun ini yang mengangkat tentang produk untuk meningkatkan kalsium pada ibu hamil di Timur Tengah atau Afrika Utara.


Inovasi Jitu Awetkan Cabai Hingga 6 Bulan

Tim pertama yang beranggotakan Cynthia Andriani, Michael Liong, dan Saiful Pratama menciptakan produk Nutrition Flatbread yang diberi label Sun-Ami yang ditujukan bagi ibu hamil di Sudan Selatan.

"Sudan Selatan punya sumber pertanian yang besar. Mereka menghasilkan 921 ribu ton sereal dan 22 ribu ton kacang tanah. Tapi, kesejahteraan mereka rendah. Roti ini mengandung mikronutrisi penting yang baik bagi kehamilan, seperti kalsium, zat besi, dan asam folat yang ampuh memenuhi kebutuhan kalsium pada ibu hamil," ungkap Saiful mewakili timnya, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/7).

Sementara, tim kedua yang beranggotakan Lidwina Monica, Eric Prasetya, dan Faradis Rahmawati menciptakan produk bernama Creve yang berupa krim sup instan dari sayur-sayuran. Produk ini khusus ditujukan bagi ibu-ibu hamil wilayah Mesir.

"Satu kemasan Creve mengandung 684 miligram kalsium. Jadi dua kali konsumsi krim sup ini sudah bisa memenuhi kebutuhan harian kalsium bagi ibu hamil," beber Lidwina mewakili timnya.

Kedua tim ini tidak hanya berhasil membuat inovasi kreatif di bidang pangan, tapi juga menorehkan prestasi. Kedua produk inovasi mereka ini berhasil mendapat Honorable Mention (setara juara 3) dalam kompetisi internasional tahunan itu.

 

Rektor UNS Sebut Kementan Perlu Optimalkan Kearifan Lokal di Sektor Pangan

Penulis : Riana