logo


Kedaulatan dan Hukum Laut Indonesia Banyak Persoalan

Agum Gumelar mengatakan penegakan kedaulatan dan hukum di laut saat ini banyak persoalan sehingga menurutnya perlu diputuskan.

21 Juli 2016 19:32 WIB

Agum Gumelar (kanan) bersama Widodo A.S (kiri) menjadi pembicara dalam focus group discussion dengan topik Pengembangan Sistem dan Arsitektur penegakan Kedaulatan Dan Hukum Di Laut, Dalam Rangka Mendukung Pengamanan Kepentingan Negara Kepulauan Indonesia di Kantor Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN) Jakarta, Kamis (21/7).
Agum Gumelar (kanan) bersama Widodo A.S (kiri) menjadi pembicara dalam focus group discussion dengan topik Pengembangan Sistem dan Arsitektur penegakan Kedaulatan Dan Hukum Di Laut, Dalam Rangka Mendukung Pengamanan Kepentingan Negara Kepulauan Indonesia di Kantor Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN) Jakarta, Kamis (21/7). Jitunews/Bayu Erlangga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN) bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) mengadakan focus group diskusi dengan topik 'Pengembangan Sistem dan Arsitektur Penegakan Kedaulatan Dan Hukum Di Laut, Dalam Rangka Mendukung Pengamanan Kepentingan Negara Kepulauan Indonesia' di Kantor PSPN Jakarta, Kamis (21/7).
 
Ketua IKAL, Agum Gumelar mengatakan penegakan kedaulatan dan hukum di laut saat ini banyak persoalan sehingga menurutnya perlu diputuskan. Hal tersebut terlihat banyaknya kelembagaan yang menangani masalah kelautan ini.
 
"Memang pada kenyataan di lapangan banyak yang perlu kita luruskan, karena banyak sekali kelembagaan yang menangani masalah kelautan ini. Dimana ini diperlukan kerjasama yang secara diucapkan sangat mudah namun dalam pelaksanaannya sangat sulit," tuturnya.
 
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) di era Presiden KH Abdurahman Wahid ini berharap, forum diskusi ini akan menghasilkan buah pemikiran baru yang dapat memantapkan sinergi dan semua lembaga yang menangani masalah kelautan dapat lebih konsen menyelesaikan persoalan ini.
 
"Dengan forum diskusi ini kita bisa efektif kita bisa lebih konsen kepada masalah ini. Dan dari Forum diskusi ini diharapkan Menghasilkan konsep pemikiran baru yang nantinya kita sumbangsihkan kepada pemerintah, penyelenggara Negara Kepada siapa pun yang kita anggap memerlukan perhatian terhadap konsep ini," tukasnya.
 
Dalam kesempatan ini narasumber yang dihadirkan adalah Prof. Dr. Hasjim Djalal, Asops KasAL, Kepala Bakamla, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub dan Dirjen Pengawasan Sumber Daya yang Kelautan dan perikanan.

Gelar Fun Walk IKAL ke-40, Drum Band Prajurit Kopassus TNI Jadi Sorotan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah
×
×