logo


Langkah Merevisi Regulasi Mampu Tarik Investor di Sektor Pangan

Revisi pada regulasi tersebut membuat sejumlah investor sudah siap untuk bekerjasama dengan Pemerintah

23 Mei 2016 11:42 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) hingga saat ini memberikan sejumlah kemudahan kepada para investor untuk melakukan investasi di Indonesia, terutama terkait perizinan dan keringanan pajak.

Ke Petani, Pupuk Indonesia: Gunakan Pupuk Berkualitas

"Dengan langkah ini, diharapkan kita dapat menarik sejumlah investor untuk berani membuat komitmen dalam berinvestasi di tanah air,” demikian kata Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, di Jakarta pada hari Senin (23/5).

Lebih lanjut, Mentan mengungkapkan bahwa dengan adanya revisi regulasi tersebut sejumlah investor sudah siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah. Pasalnya, hingga saat ini sudah ada sekitar 15 investor Pabrik Gula (PG) yang sudah berkomitmen untuk membuka lahan tebu seluas 300.000 ha.


Kementan: Tak Ada lagi Impor Benih Jagung

Di samping itu, ada 19 investor PG baru yang akan membuka lahan 500.000 ha dan 4 investor lainnya akan mengembangkan 500.000 ha untuk jagung. Ada juga 9 investor pengembangan ternak yang akan membuka lahan 1 juta ha.

Mentan menambahkan bahwa upaya kerja sama dengan para investor tersebut sudah berjalan yang ditandai dengan dimulainya pembukaan lahan perkebunan dan PG, seperti yang terjadi di PG Lamongan, PG Dompu dan investasi ternak sapi di Sumba Timur yang sudah siap diresmikan pada bulan Juni 2016 mendatang.

Pengendalian Impor untuk Kedaulatan Pangan Sangat Tepat

Penulis : Siprianus Jewarut, Deni Muhtarudin