logo


Ini Dia Kriteria Indukan Lele Masamo yang Baik, Cek Yah!

Induk masamo memiliki ciri khas yang tak dimiliki lele lain, yakni tonjolan di tengkuknya terlihat nyata

29 Mei 2015 15:38 WIB

Lele Masamo ( Foto : Istimewa )
Lele Masamo ( Foto : Istimewa )

JAKARTA, JITUNEWS.COMDalam dunia agribisnis, tren baru terus berkembang. Tak terkecuali di sektor perikanan budidaya. Salah satunya budidaya lele yang semakin marak dengan hadirnya varian-varian baru yang memiliki kelebihan dibanding pendahulunya, seperti halnya varian baru lele masamo.

Lele masamo dihasilkan dari persilangan bibit ikan lele asli Afrika dengan bibit lele asal Thailand. Masamo dibawa ke Indonesia oleh PT Matahari Sakti asal Mojokerto Jawa Timur, yang juga perusahaan pakan lele pada tahun 2010.

Sebagian menduga nama tersebut adalah akronim dari PT Matahari Sakti Mojokerto. Tetapi Fauzul Mubin, Technical Support and Hatchery Manager PT Matahari Sakti membantah itu. “Bukan. Itu hanya nama yang mengandung hoky dan nama yang bagus saja,” terangnya sambil tersenyum lebar.


Isi Masa Transisi Peralihan Cantrang, KKP Lakukan Hal Ini

Menilik bentuknya, lele ini memiliki ciri khas fisik cukup berbeda dengan lele dumbo, sangkuriang dan phyton yang lebih dulu beredar. Kepalanya lebih lonjong, menyerupai sepatu pantofel model lama. Sirip (patil) lebih tajam, badan lebih panjang dan berwarna kehitaman. Ketika stres, muncul warna keputih-putihan atau keabu-abuan. Selain itu, terdapat bintik seperti tahi lalat di sekujur tubuh masamo yang berukuran besar, memiliki tonjolan di tengkuk kepala, serta bentuk kepala lebih runcing.

Budidaya lele masamo memiliki prospek yang sangat cerah. Namun, meski memiliki keunggulan tersendiri dibanding lele jenis lain, ia memiliki kelemahan terutama sifat kanibal yang tinggi. Sehingga untuk mengatasi hal ini, pemberian pakan harus cukup selama masa pemeliharaan.

Agar menghasilkan benih lele masamo yang berkualitas baik, pembudidaya juga harus memperhatikan kriteria indukan. Pembelian indukan bisa di Dinas Perikanan setempat atau di supplier penjual indukan lele masamo yang telah bersertifikat.

Induk masamo memiliki ciri khas yang tak dimiliki lele lain, yakni tonjolan di tengkuknya terlihat nyata. Sehingga jenis lele masamo tak mungkin bisa dipalsukan. Ciri indukan jantan sebaiknya pilih yang matang umur (minimal umur sudah satu tahun, berat awal 1 kg) dan matang gonad (sudah beristirahat minim 1,5 bulan dari pemijahan sebelumnya), tidak cacat, kelamin besar memanjang (melebihi sirip anal) dan berwarna merah keunguan, agresif (sirip punggung berdiri bila disentuh menandakan birahi yang tinggi). Indukan masamo betina yang siap memijah sebaiknya memiliki kriteria matang umur (sama dengan indukan jantan), pilih yang matang telur yang ditandai dengan ciri perut yang besar, tidak cacat dan kelamin berwarna keunguan. Kriteria lain adalah matang gonad, setelah indukan betina istirahat selama 3 bulan dari pemijahan sebelumnya.

Nah, jangan sampai salah pilih indukan yah! Selamat memelihara masamo. (berbagai sumber)

KKP Klaim Realisasi Kinerja Pembangunan Perikanan Budidaya Triwulan I Tahun 2017 Berjalan Positif

Halaman: 
Penulis : Riana
×
×